You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Berbagai Kebudayaan Ditampilkan di Lebaran Betawi
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Berbagai Kebudayaan Ditampilkan di Lebaran Betawi

Berbagai kebudayaan Betawi ditampilkan dalam acara Lebaran Betawi yang dihelat di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan sejak Jumat (28/7) kemarin hingga Minggu (30/7) besok.

Tujuannya memang untuk melestarikan kebudayaan Betawi. Jangan sampai budaya yang ada ini hilang

Ketua Panitia Lebaran Betawi 2017, Muhammad Ihsan mengatakan, Lebaran Betawi ini sudah ke-10 kali diselenggarakan. Selain untuk mengenalkan kebudayaan Betawi, kegiatan ini juga dihelat agar bisa dilestarikan generasi muda.

"Tujuannya memang untuk melestarikan kebudayaan Betawi. Jangan sampai budaya yang ada ini hilang," ujarnya di PBB Setu Babakan, Sabtu (29/7).

Sekda Hadiri Malam Mangkat Lebaran Betawi

Ia menyebutkan, kebudayaan Betawi yang ditampilkan dalam Lebaran Betawi seperti Lenong Betawi, Gambang Kromong, Marawis, Lawak Betawi dan Hantaran. Seluruh acara tersebut bisa disaksikan warga secara gratis mulai hari ini hingga besok.

"Acara dimulai pada Jumat malam dengan acara mangkat. Kami istilahkan Lebaran Betawi ini seperti orang mau hajatan. Jadi malamnya harus ada syukuran yang disebut mangkat," ucapnya.

Tidak hanya seni dan budaya, kata Ihsan, beragam kuliner khas Betawi juga disajikan dalam acara ini. Antara lain kerak telor, dodol Betawi, selendang mayang, bir pletok, toge goreng dan lainnya.

"Beberapa kuliner disediakan gratis juga untuk pengunjung, tapi selama persediaan masih ada," ujarnya.

Menurut Ihsan, di hari kedua pelaksanaan Lebaran Betawi ini jumlah pengunjung diprediksi mencapai lebih dari 10 ribu orang. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga sore hari nanti.

"Kemungkinan besok akan lebih banyak lagi. Karena besok rencananya Presiden Jokowi hadir ke acara ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5353 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1863 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1807 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1791 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1598 personAnita Karyati